Tumpukan Emas di Rumah Pria ‘Miskin’

Tumpukan Emas di Rumah Pria ‘Miskin’

Tumpukan Emas di Rumah Pria ‘Miskin’ Walter Samaszko

Rabu, 19 September 2012 | 12:21 WIB

NEVADA, KOMPAS.com - Pernah mendengar nasihat ‘Jangan menilai buku dari sampulnya?’. Mungkin kisah ini cocok dengan nasihat tadi.

Pemerintah kota Carson, Nevada, AS sangat terkejut ketika menemukan harta karun berupa emas batangan dan koin emas di rumah Walter Samaszko Jr lelaki penyendiri yang belum lama ini meninggal dunia.

Harta karun itu bernilai sekitar 7 juta dolar AS atau hampir Rp 66 miliar rupiah. Dan yang lebih mengejutkan adalah Samaszko yang meninggal di usia 69 tahun itu diketahui sebagai pria ‘miskin’ dengan jumah uang di rekening banknya hanya 200 dolar AS atau kurang dari Rp 2 juta.

“Anda tak akan pernah bisa mengantisipasi hal seperti ini,” kata salah seorang petugas pemerintah kota, Alan Glover kepada Los Angeles Times.

Samaszko digambarkan sebagai seorang penyendiri yang hanya mengurus kepentingannya sendiri. Dia sudah meninggal sekitar satu bulan lamanya sebelum tetangga yang khawatir memberi tahu pemerintah.

Samaszko sudah tinggal di rumah itu sejak 1960-an yang ditinggalinya bersama sang ibu yang meninggal pada 1992 lalu.

“Dia nampaknya senang menimbun. Dia nampaknya membeli emas dari penjual lokal. Kami menemukan koin-koin emas itu masih berada di dalam bungkusnya,” papar Glover.

“Kami juga menemukan emas dibungkus kertas alumunium tersimpan dalam kotak penyimpan amunisi. Kami juga menemukan perangkat makan perak dan koin lima peso Meksiko,” tambah dia.

Koin-koin emas milik almarhum diyakini dicetak pada 1840-an di sejumlah negara seperti Inggris, Austria dan Afrika Selatan.

Seluruh harta karun Samaszko ini akan diserahkan ke kerabat terdekatnya yaitu seorang sepupu perempuannya yang tinggal di San Rafael, California.

Keberadaan sang sepupu diketahui setelah pemerintah mengusut daftar orang yang hadir dalam pemakaman ibu Samaszko 20 tahun lalu.

“Semua harta ini akan sangat berguna baginya. Dia adalah seorang guru pengganti yang tinggal di apartemen sederhana,” ujar Glover.

 

 

Postingan Terkait Lainnya :


Diskusi Bisnis Online via Facebook Comment

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>